I'm HarLequin
I'm Harlequin
Sabtu, 26 Januari 2013
Sabtu, 30 Juni 2012
Mix grey and black girls!!
Actually,, I have no plan for photo-shoot but Taman Macan makes me excited to do it
these are my result!!
. . .

My outlook:
Scarf: Harlequin
Crosswise Dress: Insight
Skinny: Ninety Degrees
Shoes: Connexion
Rabu, 28 Desember 2011
The Colorful 3nur-Syzt (Indahnya Kisah Persahabatanku)
Hy!!
The first, I want you all to know that I’m very glad to
share my story about The Great Friends which I have.”
Yupzz,, they are 3 nur-Syzt. . .
Okey . . .
ATTENTION !!!
I’m Nurhidayah Apprilia Pertiwi Saputri Sabir,, Hehehe
panjang banget yah??
Okey,, to make you easy calling me just say A Y H A . . .
Now, aku dan sahabat-sahabatqw kuliah in one of The Islamic
Universties in Makassar.
I’m English Education studies in fifth semester.
Aku lahir 20 April
1990
Kesan yang nampak setiap kali awal pertemuanku dengan
Makhluk yang tergolong manusia, mereka pasti nganggap aku itu JUTEK dan
ANGKUH!!
Ehm,, tapi mereka pasti bakalan surprise banget setelah
mengenal aku,, secara yach aku tuch mank dianugerahi sebagai manusia UNIQue
plus Limited Edition (Iklan Motor Kaleee. . .)
Let me show my Picture
Apa tampang aku kelihatn juteK??
I believe you disegree ‘bout it!!
The next picture, I give you a chance to see,, but Don’t be Jealous
if my picture semakin menegaskan I’m UNIque One. . .
Calm down!!
Aku bakalan tampilkan foto aku berikutnya kok. . .
Walaupun tampang aku imut tapi aku gag pernah keberatan jika
sahabat-sahabatqw call me BUNDOO!!
Aku yakin, alasan utama mereka manggil aku Bundoo karena
mereka sadar Aku ternyata Low-profile,, Humble,, dan tentunya Beautiful Luar
dalam,, serta yang terpenting aku ini CHARITABLE. . .
Aduh,, capek juga yah ternyata nyebutin kelebihan-kelebihan
aku. . .
Oke sebagai penutup dari perkanalan aku neh aku tinjukin
foto aku lagi!!
Dilarang Protes!!
Continue. . .
At UIN, I met with one girl. . .
“Nurul Farathiah Faried”,, cwek super TALL plus super SLIM
(whahahah). Saking tingginya sekalipun aku pake high heels yang mencapai 20 cm
tetap gag bisa nandingin perempuan yang satu ini. . .
Tapi dialah orang pertama yang akrab denganku di kampuZzz
Walaupun kalian gag penasaran dengan tampangnya,, tapi tetap
aku ingin liatin ma kalian Her Picture. . .
R A T H Y panggilan akrabku padanya lahir pada 9 juni 1991,,
gadis berkacamata,, cuek,, humoris,, Smart tapi bukan SMART ILC (Pasti dia jadi
ingat Someone,, heheheh). . .
Stelah dua tahun lebih mengenalnya akhirnya akupun tahu dia
luar dalam (termasuk busuk-busuknya)!!!
Dari dia masih wanita jadi-jadian mpe berubah jadi Wanita
Tulen(heheheh)
Tomboy to be Feminine
Kalau dia lagi Bad Mood,, aku saranin jangan buat gara-gara
ma dia (Kita bisa Kesetrum mpe 5000
watt. . . . . . . . .BER-canda aku sayang)
But,, actually she is a nice girl apalagi buat Curhat dan
Diskusi. . .
I’m Glad to have friend like you. . .
Next Story,,
The first time I knew her when we joined at OPAK (kegiatan
kampus yang bener2 buat aku MUAK!!!)
Setelah sadar kalau ternyata dia sekelas with me dan mulai
akrab dengan rathi,, aku pun mulai berteman dengan “Sitti Zainab Mukhtar”
N A B E panggilan sayang kami buatnya adalah wanita super
CaLm,, Shier,, Nice,, dan Pendiam ini lahir pada 18 Juli 1991
Dua tahun lebih bersahabat
telah menjadikan Nabe sasaran paling empuk buat kami siksa,,hehehhe
Senangnya jadiin Nabe sasaran empuk itu karena gadis
Takkalasi ineh gag gampang marah,, tapi aku jadi ingat sekalinya dia marah Bulu
mata anti Tsunaminya Syahrini bisa rontok karenanya (whahahaha)
This is her picture!!
Fakta tentang wanita satu ini ternyata di kampuzz,, dia
tidak hanya jadi mahasiswi tetapi juga Entrepreneur Woman yang bergerak di
bidang penjualan pulsa dan jasa Print (Yah promosi-promosi,,mumpung lagi
discount!!!). . .
Bener-bener darah pebisnis Pak Mukhtar mengalir deras, sederas
aliran air Battimurung saat Musim Hujan pada diri Nabe. . .
Walaupun she is the Youngest in 3nur-Syzt tapi sometimes dia
begitu sangat dewasa dalam bersikap.
. .
Other side,,
Aku melihat sosok pria aneh dengan tampang begitu
menyebalkan. . .
Mustansir adalah nama yang diberikan oleh kedua orangtunya, tapi
aku lebih enak memanggilnya C O S M O W (karena suaranya yang begitu khas)
dilahirkan 9 Januari 1991.
Saking khasnya gag ada satupun dosen yang ngajar di kelas
aku tidak kenal dengannya.
Jadi aku suggest kamu gag usah lagi merasa suaramu itu suatu
kekurangan!!!
Neh tampang dia yang sok cakep!!
Ihh sok ima banget sih kamu???
Tau gag,, pria satu inih hobbynya adalah bergunjing
(Naudzubillah)
Pokoknya sedikit aja yang kelihatan aneh di hadapannya pasti
bakalan jadi sasaran empuk!!!
dan buat kekacauan di kelas juga hobbynya (terkhusus
mengacaukan pemandangan dengan tingkahnya bersama Si KETI) . . .
Dua tahun lebih bersahabat dengannya tapi tetap aja aku
belum bisa mengenal dia luar dalam cuz dia orangnya sok tegar dan segan berbagi
jika ada masalah. . .
Sok lekong getoh (hehehe)
Tapi disisi lain banyak hal yang membuat sahabat ku yang
satu ini membuatku salut. . .
Yupz,, dia kuliah sambil kerja tapi kuliah plus
tugas-tugasnya tetap mantep,, walaupun sometimes dia telat kuliah. . .
Yah,, aku akuin 3nur-syzt menjadi lebih berwarna karena
hadirmu. . .
Lanjut,,
Nurul Husnah Al-Fayanah,, pertama kali mengenalnya aku gag
langsung akrab,, tapi entah kenapa sosoknya membuatku comfort bergaul
dengannya. . .
Pada awalnya,, Nabe’ lebih dulu akrab dengan sosok C U N-C U N
(panggilan imut buatnya walaupun tak semuda wajahnya,, heheheh)
Neh liat tampangnya cweg etzz maksudnya ibu yang satu ineh,,
Ineh dia sosok sahabatku kelahiran 25 Juli 1990 yang gag
lama lagi jadi Ibu dari seorang bayi perempuan. . .
Sifatnya di awal-awal persahabatan yang begitu membekas
adalah Gadis tempramental (Dilarang Cemberut!!!). Tapi seiring berjalannya
waktu (kayak laguuu) dia berubah menjadi seorang wanita bijaksana dan begitu
dewasa (heheheh). . .
Dan sifatnya yang dia pertahankan dari awal adalah Energic,,
Fussy,, Humouris!!
Maybe,, because diantara kami ber-6 Cun-Cunlah yang paling
banyak memiliki warna di hidupnya.
Gag salah jika diantara kami ada masalah Cun-cun pasti bisa
ngebaca sikap qt (Like mama Laurent aja. . .) dan kita-kita mau gag mau harus
buat pengakuan ma ibu satu ineh. . .
Oh iya Cun-Cun ineh suka banget masak dan sering banget kami
dibuatin masakannya yang enak-enak lho,, sampe-sampe Farah Queen Lewat deh
(Dezzz!!!heheheh)
She is a Fashionizta,, just like me,, so talk about mode and
style pasti connect ma Cun-Cun.
Cunnah buat 3nur-Syzt jadi begitu SEMPURNA ( Judul lagu Ayha
Feat Andra & The Backbone)
The Last,,
Yah inilah sosok terakhir dari anggota 3nur-syzt. . .
Yuliarti yang lebih akrab dipanggil U L H Y,, pertama kali
mengenalnya aku gag langsung akrab ma dia. Sama dengan cosmow dia tampangnya
itu menyebalkan (heheheh)
Dan satu hal yang gag pernah berubah dari sifatnya yang
Don-Dong Binti Oneng,, (hehehe) padahal umurnya sekarang gag muda lagi. . .
Ini tampangnya yang sok banget!!!
Ulhy adalah pasangan serasinya Cosmow buat bergunjing (hobby
kok berbuat maksiat,,hahaha)
Gag jarang di ruangan mereka tuh selalu jadi sumber
kehebohan. . .
Tapi walaupun begitu Ulhy masih punya sisi positif kok,,
yupz!!! Cwek yang lahir 1 Juni 1991 itu gag beda jauh dengan Nabe, dia juga
adalah sasaran empuk buat dijadiin baan ejekan karena sifatnya dia gag gampang
marah. . .
Ulhy adalah alumni pesantren jadi gag jarang kita-kita dapat
siraman rohani juga darinya. . .
Friendly and easy to socialize adalah nilai plus lain dari
Ulhy.
Dua tahun lebih bersahabat membuat semua hal baik itu buruk
maupun baguz (walaupun sedikitji baguznya,,hehehe) dari Ulhy pun ketahuan. . .
Ulhy membuat hari-hari di 3nur-syzt begitu berkesan. . .
Finally,,
Aku dah memaparkan fakta-fakta,, realita,, bukti-bukti
dari keenam anggota 3nur-syzt.
Foto-foto yang aku tampilin ini semuanya di take in one
place at Fort Somba Opu. . .
We took picture as one of the GREATEST Project of 3nur-syzt.
. .
Ini aku tampilkan beberapa hasil lainnya. . .
3nur-syzt
These pictures can prove,, kalau anak-anak 3nur-syzt gag
hanya jago dan smart dalam hal EDUCATION but also Photogenic alias berbakat
jadi MODEL. . .
Next Picture
Walaupun memiliki berbagai karakter yang berbeda, tapi hal
itulah yang membuat persahabatan kami bisa awet. . .
Kuncinya adalah Understanding each other.
Itulah sebabnya kalaupun lagi dirundung masalah
(hiks-hiks-hiks) kami berusaha untuk saling membantu cari jalan keluarnya. . .
Lanjut!!
Oia,, dipersahabatan kami itu punya ritual khusus setiap
bulannya. . .Yang dinamain INTROSS. . .
Intross kami adalah ajang buat share segala masalah dan
kebahagiaan yang kami rasakan dalam kurun waktu sebulan. Intross kami adakan
ONLY FOR SIX people,, jadi yang namanya suami (khusus n buat Cun-Cun,, pacar,,
ataupun TTM gag boleh ikut nimbrung. . .
Kita menyepakati mengadakannya tgl 9 setiap bulannya. Tapi
jika diantara kami ada yang pengen share soal dilema atau kegalauan (Yang
sekarang lagi menyerang banyak orang) gag mesti kok nunngu sampe tanggal 9. . .
Aksi kami selanjutnya!!
Ihh lucunya kaliann,, tapi tetap aja aku yang paling Imut!!!
Pakaian yang begitu colorful, menandakan betapa cerianya
hari-hari kami menjalani persahabatan ini. . .
Terakhir dari yang paling terakhir,, aku mau ngucapin buat
Cun-cun,, Cosmow,, Rathy,, Ulhy,, dan Nabe makaseh kalian dah mau jadi
sahabat-sahabat terbaikQW. . .
Kalian adalah salah satu alasanku bisa betah kuliah di UIN
Alauddin Makassar. . .
Ingat yah “jika Tua nanti kita tlah hidup masing-masing
ingatlah hari-hari kita bersama di 3nur-syzt”
Aku sangat berharap persahabatan kita tak lekang oleh waktu
(kayak lagunya KERISPATIH). . .
I Love you All. . .
Kamis, 17 November 2011
The Great One
Bapak Teknologi & Demokrasi Indonesia
Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie atau dikenal sebagai BJ Habibie (73 tahun) merupakan pria Pare-Pare (Sulawesi Selatan) kelahiran 25 Juni 1936. Habibie menjadi Presiden ke-3 Indonesia selama 1.4 tahun dan 2 bulan menjadi Wakil Presiden RI ke-7. Habibie merupakan “blaster” antara orang Jawa [ibunya] dengan orang Makasar/Pare-Pare [ayahnya].

Foto : BJ Habibie
Dimasa kecil, Habibie telah menunjukkan kecerdasan dan semangat tinggi pada ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya Fisika. Selama enam bulan, ia kuliah di Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB), dan dilanjutkan ke Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule – Jerman pada 1955. Dengan dibiayai oleh ibunya, R.A. Tuti Marini Puspowardoyo, Habibie muda menghabiskan 10 tahun untuk menyelesaikan studi S-1 hingga S-3 di Aachen-Jerman.
Berbeda dengan rata-rata mahasiswa Indonesia yang mendapat beasiswa di luar negeri, kuliah Habibie (terutama S-1 dan S-2) dibiayai langsung oleh Ibunya yang melakukan usaha catering dan indekost di Bandung setelah ditinggal pergi suaminya (ayah Habibie). Habibie mengeluti bidang Desain dan Konstruksi Pesawat di Fakultas Teknik Mesin. Selama lima tahun studi di Jerman akhirnya Habibie memperoleh gelar Dilpom-Ingenenieur atau diploma teknik (catatan : diploma teknik di Jerman umumnya disetarakan dengan gelar Master/S2 di negara lain) dengan predikat summa cum laude.
Pak Habibie melanjutkan program doktoral setelah menikahi teman SMA-nya, Ibu Hasri Ainun Besari pada tahun 1962. Bersama dengan istrinya tinggal di Jerman, Habibie harus bekerja untuk membiayai biaya kuliah sekaligus biaya rumah tangganya. Habibie mendalami bidang Desain dan Konstruksi Pesawat Terbang. Tahun 1965, Habibie menyelesaikan studi S-3 nya dan mendapat gelar Doktor Ingenieur (Doktor Teknik) dengan indeks prestasi summa cum laude.
Karir di Industri
Selama menjadi mahasiswa tingkat doktoral, BJ Habibie sudah mulai bekerja untuk menghidupi keluarganya dan biaya studinya. Setelah lulus, BJ Habibie bekerja di Messerschmitt-Bölkow-Blohm atau MBB Hamburg (1965-1969 sebagai Kepala Penelitian dan Pengembangan pada Analisis Struktrur Pesawat Terbang, dan kemudian menjabat Kepala Divisi Metode dan Teknologi pada industri pesawat terbang komersial dan militer di MBB (1969-1973). Atas kinerja dan kebriliannya, 4 tahun kemudian, ia dipercaya sebagai Vice President sekaligus Direktur Teknologi di MBB periode 1973-1978 serta menjadi Penasihast Senior bidang teknologi untuk Dewan Direktur MBB (1978 ). Dialah menjadi satu-satunya orang Asia yang berhasil menduduki jabatan nomor dua di perusahaan pesawat terbang Jerman ini.
Sebelum memasuki usia 40 tahun, karir Habibie sudah sangat cemerlang, terutama dalam desain dan konstruksi pesawat terbang. Habibie menjadi “permata” di negeri Jerman dan iapun mendapat “kedudukan terhormat”, baik secara materi maupun intelektualitas oleh orang Jerman. Selama bekerja di MBB Jerman, Habibie menyumbang berbagai hasil penelitian dan sejumlah teori untuk ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang Thermodinamika, Konstruksi dan Aerodinamika. Beberapa rumusan teorinya dikenal dalam dunia pesawat terbang seperti “Habibie Factor“, “Habibie Theorem” dan “Habibie Method“.
Kembali ke Indonesia
Pada tahun 1968, BJ Habibie telah mengundang sejumlah insinyur untuk bekerja di industri pesawat terbang Jerman. Sekitar 40 insinyur Indonesia akhirnya dapat bekerja di MBB atas rekomendasi Pak Habibie. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan skill dan pengalaman (SDM) insinyur Indonesia untuk suatu saat bisa kembali ke Indonesia dan membuat produk industri dirgantara (dan kemudian maritim dan darat). Dan ketika (Alm) Presiden Soeharto mengirim Ibnu Sutowo ke Jerman untuk menemui seraya membujuk Habibie pulang ke Indonesia, BJ Habibie langsung bersedia dan melepaskan jabatan, posisi dan prestise tinggi di Jerman. Hal ini dilakukan BJ Habibie demi memberi sumbangsih ilmu dan teknologi pada bangsa ini. Pada 1974 di usia 38 tahun, BJ Habibie pulang ke tanah air. Iapun diangkat menjadi penasihat pemerintah (langsung dibawah Presiden) di bidang teknologi pesawat terbang dan teknologi tinggi hingga tahun 1978. Meskipun demikian dari tahun 1974-1978, Habibie masih sering pulang pergi ke Jerman karena masih menjabat sebagai Vice Presiden dan Direktur Teknologi di MBB.
Habibie mulai benar-benar fokus setelah ia melepaskan jabatan tingginya di Perusahaan Pesawat Jerman MBB pada 1978. Dan sejak itu, dari tahun 1978 hingga 1997, ia diangkat menjadi Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) sekaligus merangkap sebagai Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Disamping itu Habibie juga diangkat sebagai Ketua Dewan Riset Nasional dan berbagai jabatan lainnya.

- Pesawat CN-235 karya IPTN milik AU Spanyol
Ketika menjadi Menristek, Habibie mengimplementasikan visinya yakni membawa Indonesia menjadi negara industri berteknologi tinggi. Ia mendorong adanya lompatan dalam strategi pembangunan yakni melompat dari agraris langsung menuju negara industri maju. Visinya yang langsung membawa Indonesia menjadi negara Industri mendapat pertentangan dari berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri yang menghendaki pembangunan secara bertahap yang dimulai dari fokus investasi di bidang pertanian. Namun, Habibie memiliki keyakinan kokoh akan visinya, dan ada satu “quote” yang terkenal dari Habibie yakni :
“I have some figures which compare the cost of one kilo of airplane compared to one kilo of rice. One kilo of airplane costs thirty thousand US dollars and one kilo of rice is seven cents. And if you want to pay for your one kilo of high-tech products with a kilo of rice, I don’t think we have enough.” (Sumber : BBC: BJ Habibie Profile -1998.)
Kalimat diatas merupakan senjata Habibie untuk berdebat dengan lawan politiknya. Habibie ingin menjelaskan mengapa industri berteknologi itu sangat penting. Dan ia membandingkan harga produk dari industri high-tech (teknologi tinggi) dengan hasil pertanian. Ia menunjukkan data bahwa harga 1 kg pesawat terbang adalah USD 30.000 dan 1 kg beras adalah 7 sen (USD 0,07). Artinya 1 kg pesawat terbang hampir setara dengan 450 ton beras. Jadi dengan membuat 1 buah pesawat dengan massa 10 ton, maka akan diperoleh beras 4,5 juta ton beras.
Pola pikir Pak Habibie disambut dengan baik oleh Pak Harto.Pres. Soeharto pun bersedia menggangarkan dana ekstra dari APBN untuk pengembangan proyek teknologi Habibie. Dan pada tahun 1989, Suharto memberikan “kekuasan” lebih pada Habibie dengan memberikan kepercayaan Habibie untuk memimpin industri-industri strategis seperti Pindad, PAL, dan PT IPTN.
Habibie menjadi RI-1Secara materi, Habibie sudah sangat mapan ketika ia bekerja di perusahaan MBB Jerman. Selain mapan, Habibie memiliki jabatan yang sangat strategis yakni Vice President sekaligus Senior Advicer di perusahaan high-tech Jerman. Sehingga Habibie terjun ke pemerintahan bukan karena mencari uang ataupun kekuasaan semata, tapi lebih pada perasaan “terima kasih” kepada negara dan bangsa Indonesia dan juga kepada kedua orang tuanya. Sikap serupa pun ditunjukkan oleh Kwik Kian Gie, yakni setelah menjadi orang kaya dan makmur dahulu, lalu Kwik pensiun dari bisnisnya dan baru terjun ke dunia politik. Bukan sebaliknya, yang banyak dilakukan oleh para politisi saat ini yang menjadi politisi demi mencari kekayaan/popularitas sehingga tidak heran praktik korupsi menjamur.
Tiga tahun setelah kepulangan ke Indonesia, Habibie (usia 41 tahun) mendapat gelar Profesor Teknik dari ITB. Selama 20 tahun menjadi Menristek, akhirnya pada tanggal 11 Maret 1998, Habibie terpilih sebagai Wakil Presiden RI ke-7 melalui Sidang Umum MPR. Di masa itulah krisis ekonomi (krismon) melanda kawasan Asia termasuk Indonesia. Nilai tukar rupiah terjun bebas dari Rp 2.000 per dolar AS menjadi Rp 12.000-an per dolar. Utang luar negeri jatuh tempo sehinga membengkak akibat depresiasi rupiah. Hal ini diperbarah oleh perbankan swasta yang mengalami kesulitan likuiditas. Inflasi meroket diatas 50%, dan pengangguran mulai terjadi dimana-mana.
Pada saat bersamaan, kebencian masyarakat memuncak dengan sistem orde baru yang sarat Korupsi, Kolusi, Nepotisme yang dilakukan oleh kroni-kroni Soeharto (pejabat, politisi, konglomerat). Selain KKN, pemerintahan Soeharto tergolong otoriter, yang menangkap aktivis dan mahasiswa vokal.
Dipicu penembakan 4 orang mahasiswa (Tragedi Trisakti) pada 12 Mei 1998, meletuslah kemarahan masyarakat terutama kalangan aktivis dan mahasiswa pada pemerintah Orba. Pergerakan mahasiswa, aktivis, dan segenap masyarakat pada 12-14 Mei 1998 menjadi momentum pergantian rezim Orde Baru pimpinan Pak Hato. Dan pada 21 Mei 1998, Presiden Soeharto terpaksa mundur dari jabatan Presiden yang dipegangnya selama lebih kurang 32 tahun. Selama 32 tahun itulah, pemerintahan otoriter dan sarat KKN tumbuh sumbur. Selama 32 tahun itu pula, banyak kebenaran yang dibungkam. Mulai dari pergantian Pemerintah Soekarno (dan pengasingan Pres Soekarno), G30S-PKI, Supersemar, hingga dugaan konspirasi Soeharto dengan pihak Amerika dan sekutunya yang mengeruk sumber kekayaan alam oleh kaum-kaum kapitalis dibawah bendera korpotokrasi (termasuk CIA, Bank Duni, IMF dan konglomerasi).
Soeharto mundur, maka Wakilnya yakni BJ Habibie pun diangkat menjadi Presiden RI ke-3 berdasarkan pasal 8 UUD 1945. Namun, masa jabatannya sebagai presiden hanya bertahan selama 512 hari. Meski sangat singkat, kepemimpinan Presiden Habibie mampu membawa bangsa Indonesia dari jurang kehancuran akibat krisis. Presiden Habibie berhasil memimpin negara keluar dari dalam keadaan ultra-krisis, melaksanankan transisi dari negara otorian menjadi demokrasi. Sukses melaksanakan pemilu 1999 dengan multi parti (48 partai), sukses membawa perubahan signifikn pada stabilitas, demokratisasi dan reformasi di Indonesia.
Habibie merupakan presiden RI pertama yang menerima banyak penghargaan terutama di bidang IPTEK baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Jasa-jasanya dalam bidang teknologi pesawat terbang mengantarkan beliau mendapat gelar Doktor Kehormatan (Doctor of Honoris Causa) dari berbagaai Universitas terkemuka dunia, antara lain Cranfield Institute of Technology dan Chungbuk University.
Catatan-Catatan Istimewa BJ Habibie
Habibie Bertemu Soeharto
“Laksanakan saja tugasmu dengan baik, saya doakan agar Habibie selalu dilindungi Allah SWT dalam melaksanakan tugas. Kita nanti bertemu secara bathin saja“, lanjut Pak Harto menolak bertemu dengan Habibie pada pembicaraan via telepon pada 9 Juni 1998.(Habibie : Detik-Detik yang Menentukan. Halaman 293)
Salah satu pertanyaan umum dan masih banyak orang tidak mengetahui adalah bagaimana Habibie yang tinggal di Pulau Celebes bisa bertemu dan akrab dengan Soeharto yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya di Pulau Jawa?
Pertemuan pertama kali Habibie dengan Soeharto terjadi pada tahun 1950 ketika Habibie berumur 14 tahun. Pada saat itu, Soeharto (Letnan Kolonel) datang ke Makasar dalam rangka memerangi pemberontakan/separatis di Indonesia Timur pada masa pemerintah Soekarno. Letkol Soeharto tinggal berseberangan dengan rumah keluarga Alwi Abdul Jalil Habibie. Karena ibunda Habibie merupakan orang Jawa, maka Soeharto pun (orang Jawa) diterima sangat baik oleh keluarga Habibie. Bahkan, Soeharto turut hadir ketika ayahanda Habibie meninggal. Selain itu, Soeharto pun menjadi “mak comblang” pernikahan adik Habibie dengan anak buah (prajurit) Letkol Soeharto. Kedekatan Soeharto-Habibie terus berlanjut meskipun Soeharto telah kembali ke Pulau Jawa setelah berhasil memberantas pemberontakan di Indonesia Timur.
Setelah Habibie menyelesaikan studi (sekitar 10 tahun) dan bekerja selama hampir selama 9 tahun (total 19 tahun di Jerman), akhirnya Habibie dipanggil pulang ke tanah air oleh Pak Harto. Meskipun ia tidak mendapat beasiswa studi ke Jerman dari pemerintah, pak Habibie tetap bersedia pulang untuk mengabdi kepada negara, terlebih permintaan tersebut berasal dari Pak Harto yang notabene adalah ‘seorang guru’ bagi Habibie. Habibie pun memutuskan kembali ke Indonesia untuk memberi ilmu kepada rakyat Indonesia, kembali untuk membangun industri teknologi tinggi di nusantara.
Bersama Ibnu Sutowo, Habibie kembali ke Indonesia dan bertemu dengan Presiden Soeharto pada tanggal 28 Januari 1974. Habibie mengusulkan beberapa gagasan pembangunan seperti berikut:
- Gagasan pembangunan industri pesawat terbang nusantara sebagai ujung tombak industri strategis
- Gagasan pembentukan Pusat Penelitan dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek)
- Gagasan mengenai Badan Pengkajian dan Penerapan Ilmu Teknologi (BPPT)
Namun, dimasa tuanya, hubungan Habibie-Soeharto tampaknya retak. Hal ini dikarenakan berbagai kebijakan Habibie yang disinyalir “mempermalukan” Pak Harto. Pemecatan Letjen (Purn) Prabowo Subianto dari jabatan Kostrad karena memobilisasi pasukan kostrad menuju Jakarta (Istana dan Kuningan) tanpa koordinasi atasan merupakan salah satu kebijakan yang ‘menyakitkan’ pak Harto. Padahal Prabowo merupakan menantu kesayangan Pak Harto yang telah dididik dan dibina menjadi penerus Soeharto. Pemeriksaan Tommy Soeharto sebagai tersangka korupsi turut membuat Pak Harto ‘gerah’ dengan kebijakan pemerintahan BJ Habibe, terlebih dalam beberapa kali kesempatan di media massa, BJ Habibie memberi lampu hijau untuk memeriksa Pak Harto. Padahal Tommy Soeharto merupakan putra “emas’ Pak Harto. Dan sekian banyak kebijakan berlawanan dengan pemerintah Soeharto dibidang pers, politik, hukum hingga pembebasan tanpa syarat tahanan politik Soeharto seperti Sri Bintang Pamungkas dan Mukhtar Pakpahan.
Habibie : Bapak Teknologi Indonesia*
Pemikiran-pemikiran Habibie yang “high-tech” mendapat “hati” pak Harto. Bisa dikatakan bahwa Soeharto mengagumi pemikiran Habibie, sehingga pemikirannya dengan mudah disetujui pak Harto. Pak Harto pun setuju menganggarkan “dana ekstra” untuk mengembangkan ide Habibie. Kemudahan akses serta kedekatan Soeharto-Habibie dianggap oleh berbagai pihak sebagai bentuk kolusi Habibie-Soeharto. Apalagi, beberapa pihak tidak setuju dengan pola pikir Habibie mengingat pemerintah Soeharto mau menghabiskan dana yang besar untuk pengembangan industri-industri teknologi tinggi seperti saran Habibie.
Tanggal 26 April 1976, Habibie mendirikan PT. Industri Pesawat Terbang Nurtanio dan menjadi industri pesawat terbang pertama di Kawasan Asia Tenggara (catatan : Nurtanio meruapakan Bapak Perintis Industri Pesawat Indonesia). Industri Pesawat Terbang Nurtanio kemudian berganti nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) pada 11 Oktober 1985, kemudian direkstrurisasi, menjadi Dirgantara Indonesia (PT DI) pada Agustuts 2000. Perlakuan istimewapun dialami oleh industri strategis lainnya seperti PT PAL dan PT PINDAD.
Sejak pendirian industri-industri statregis negara, tiap tahun pemerintah Soeharto menganggarkan dana APBN yang relatif besar untuk mengembangkan industri teknologi tinggi. Dan anggaran dengan angka yang sangat besar dikeluarkan sejak 1989 dimana Habibie memimpin industri-industri strategis. Namun, Habibie memiliki alasan logis yakni untuk memulai industri berteknologi tinggi, tentu membutuhkan investasi yang besar dengan jangka waktu yang lama. Hasilnya tidak mungkin dirasakan langsung. Tanam pohon durian saja butuh 10 tahun untuk memanen, apalagi industri teknologi tinggi. Oleh karena itu, selama bertahun-tahun industri strategis ala Habibie masih belum menunjukan hasil dan akibatnya negara terus membiayai biaya operasi industri-industri strategis yang cukup besar.
Industri-industri strategis ala Habibie (IPTN, Pindad, PAL) pada akhirnya memberikan hasil seperti pesawat terbang, helikopter, senjata, kemampuan pelatihan dan jasa pemeliharaan (maintenance service) untuk mesin-mesin pesawat, amunisi, kapal, tank, panser, senapan kaliber, water canon, kendaraan RPP-M, kendaraan combat dan masih banyak lagi baik untuk keperluan sipil maupun militer.
Untuk skala internasional, BJ Habibie terlibat dalam berbagai proyek desain dan konstruksi pesawat terbang seperti Fokker F 28, Transall C-130 (militer transport), Hansa Jet 320 (jet eksekutif), Air Bus A-300, pesawat transport DO-31 (pesawat dangn teknologi mendarat dan lepas landas secara vertikal), CN-235, dan CN-250 (pesawat dengan teknologi fly-by-wire). Selain itu, Habibie secara tidak langsung ikut terlibat dalam proyek perhitungan dan desain Helikopter Jenis BO-105, pesawat tempur multi function, beberapa peluru kendali dan satelit.

Karena pola pikirnya tersebut, maka saya menganggap beliau sebagai bapak teknologi Indonesia, terlepaskan seberapa besar kesuksesan industri strategis ala Habibie. Karena kita tahu bahwa pada tahun 1992, IMF menginstruksikan kepada Soeharto agar tidak memberikan dana operasi kepada IPTN, sehingga pada saat itu IPTN mulai memasuki kondisi kritis. Hal ini dikarenakan rencana Habibie membuat satelit sendiri (catatan : tahun 1970-an Indonesia merupakan negara terbesar ke-2 pemakaian satelit), pesawat sendiri, serta peralatan militer sendiri. Hal ini didukung dengan 40 0rang tenaga ahli Indonesia yang memiliki pengalaman kerja di perusahaan pembuat satelit Hughes Amerika akan ditarik pulang ke Indonesia untuk mengembangkan industri teknologi tinggi di Indonesia. Jika hal ini terwujud, maka ini akan mengancam industri teknologi Amerika (mengurangi pangsa pasar) sekaligus kekhawatiran kemampuan teknologi tinggi dan militer Indonesia.
Senin, 14 November 2011
Langganan:
Komentar (Atom)
Sabtu, 30 Juni 2012
Mix grey and black girls!!
Actually,, I have no plan for photo-shoot but Taman Macan makes me excited to do it
these are my result!!
. . .

My outlook:
Scarf: Harlequin
Crosswise Dress: Insight
Skinny: Ninety Degrees
Shoes: Connexion
Rabu, 28 Desember 2011
The Colorful 3nur-Syzt (Indahnya Kisah Persahabatanku)
Hy!!
The first, I want you all to know that I’m very glad to
share my story about The Great Friends which I have.”
Yupzz,, they are 3 nur-Syzt. . .
Okey . . .
ATTENTION !!!
I’m Nurhidayah Apprilia Pertiwi Saputri Sabir,, Hehehe
panjang banget yah??
Okey,, to make you easy calling me just say A Y H A . . .
Now, aku dan sahabat-sahabatqw kuliah in one of The Islamic
Universties in Makassar.
I’m English Education studies in fifth semester.
Aku lahir 20 April
1990
Kesan yang nampak setiap kali awal pertemuanku dengan
Makhluk yang tergolong manusia, mereka pasti nganggap aku itu JUTEK dan
ANGKUH!!
Ehm,, tapi mereka pasti bakalan surprise banget setelah
mengenal aku,, secara yach aku tuch mank dianugerahi sebagai manusia UNIQue
plus Limited Edition (Iklan Motor Kaleee. . .)
Let me show my Picture
Apa tampang aku kelihatn juteK??
I believe you disegree ‘bout it!!
The next picture, I give you a chance to see,, but Don’t be Jealous
if my picture semakin menegaskan I’m UNIque One. . .
Calm down!!
Aku bakalan tampilkan foto aku berikutnya kok. . .
Walaupun tampang aku imut tapi aku gag pernah keberatan jika
sahabat-sahabatqw call me BUNDOO!!
Aku yakin, alasan utama mereka manggil aku Bundoo karena
mereka sadar Aku ternyata Low-profile,, Humble,, dan tentunya Beautiful Luar
dalam,, serta yang terpenting aku ini CHARITABLE. . .
Aduh,, capek juga yah ternyata nyebutin kelebihan-kelebihan
aku. . .
Oke sebagai penutup dari perkanalan aku neh aku tinjukin
foto aku lagi!!
Dilarang Protes!!
Continue. . .
At UIN, I met with one girl. . .
“Nurul Farathiah Faried”,, cwek super TALL plus super SLIM
(whahahah). Saking tingginya sekalipun aku pake high heels yang mencapai 20 cm
tetap gag bisa nandingin perempuan yang satu ini. . .
Tapi dialah orang pertama yang akrab denganku di kampuZzz
Walaupun kalian gag penasaran dengan tampangnya,, tapi tetap
aku ingin liatin ma kalian Her Picture. . .
R A T H Y panggilan akrabku padanya lahir pada 9 juni 1991,,
gadis berkacamata,, cuek,, humoris,, Smart tapi bukan SMART ILC (Pasti dia jadi
ingat Someone,, heheheh). . .
Stelah dua tahun lebih mengenalnya akhirnya akupun tahu dia
luar dalam (termasuk busuk-busuknya)!!!
Dari dia masih wanita jadi-jadian mpe berubah jadi Wanita
Tulen(heheheh)
Tomboy to be Feminine
Kalau dia lagi Bad Mood,, aku saranin jangan buat gara-gara
ma dia (Kita bisa Kesetrum mpe 5000
watt. . . . . . . . .BER-canda aku sayang)
But,, actually she is a nice girl apalagi buat Curhat dan
Diskusi. . .
I’m Glad to have friend like you. . .
Next Story,,
The first time I knew her when we joined at OPAK (kegiatan
kampus yang bener2 buat aku MUAK!!!)
Setelah sadar kalau ternyata dia sekelas with me dan mulai
akrab dengan rathi,, aku pun mulai berteman dengan “Sitti Zainab Mukhtar”
N A B E panggilan sayang kami buatnya adalah wanita super
CaLm,, Shier,, Nice,, dan Pendiam ini lahir pada 18 Juli 1991
Dua tahun lebih bersahabat
telah menjadikan Nabe sasaran paling empuk buat kami siksa,,hehehhe
Senangnya jadiin Nabe sasaran empuk itu karena gadis
Takkalasi ineh gag gampang marah,, tapi aku jadi ingat sekalinya dia marah Bulu
mata anti Tsunaminya Syahrini bisa rontok karenanya (whahahaha)
This is her picture!!
Fakta tentang wanita satu ini ternyata di kampuzz,, dia
tidak hanya jadi mahasiswi tetapi juga Entrepreneur Woman yang bergerak di
bidang penjualan pulsa dan jasa Print (Yah promosi-promosi,,mumpung lagi
discount!!!). . .
Bener-bener darah pebisnis Pak Mukhtar mengalir deras, sederas
aliran air Battimurung saat Musim Hujan pada diri Nabe. . .
Walaupun she is the Youngest in 3nur-Syzt tapi sometimes dia
begitu sangat dewasa dalam bersikap.
. .
Other side,,
Aku melihat sosok pria aneh dengan tampang begitu
menyebalkan. . .
Mustansir adalah nama yang diberikan oleh kedua orangtunya, tapi
aku lebih enak memanggilnya C O S M O W (karena suaranya yang begitu khas)
dilahirkan 9 Januari 1991.
Saking khasnya gag ada satupun dosen yang ngajar di kelas
aku tidak kenal dengannya.
Jadi aku suggest kamu gag usah lagi merasa suaramu itu suatu
kekurangan!!!
Neh tampang dia yang sok cakep!!
Ihh sok ima banget sih kamu???
Tau gag,, pria satu inih hobbynya adalah bergunjing
(Naudzubillah)
Pokoknya sedikit aja yang kelihatan aneh di hadapannya pasti
bakalan jadi sasaran empuk!!!
dan buat kekacauan di kelas juga hobbynya (terkhusus
mengacaukan pemandangan dengan tingkahnya bersama Si KETI) . . .
Dua tahun lebih bersahabat dengannya tapi tetap aja aku
belum bisa mengenal dia luar dalam cuz dia orangnya sok tegar dan segan berbagi
jika ada masalah. . .
Sok lekong getoh (hehehe)
Tapi disisi lain banyak hal yang membuat sahabat ku yang
satu ini membuatku salut. . .
Yupz,, dia kuliah sambil kerja tapi kuliah plus
tugas-tugasnya tetap mantep,, walaupun sometimes dia telat kuliah. . .
Yah,, aku akuin 3nur-syzt menjadi lebih berwarna karena
hadirmu. . .
Lanjut,,
Nurul Husnah Al-Fayanah,, pertama kali mengenalnya aku gag
langsung akrab,, tapi entah kenapa sosoknya membuatku comfort bergaul
dengannya. . .
Pada awalnya,, Nabe’ lebih dulu akrab dengan sosok C U N-C U N
(panggilan imut buatnya walaupun tak semuda wajahnya,, heheheh)
Neh liat tampangnya cweg etzz maksudnya ibu yang satu ineh,,
Ineh dia sosok sahabatku kelahiran 25 Juli 1990 yang gag
lama lagi jadi Ibu dari seorang bayi perempuan. . .
Sifatnya di awal-awal persahabatan yang begitu membekas
adalah Gadis tempramental (Dilarang Cemberut!!!). Tapi seiring berjalannya
waktu (kayak laguuu) dia berubah menjadi seorang wanita bijaksana dan begitu
dewasa (heheheh). . .
Dan sifatnya yang dia pertahankan dari awal adalah Energic,,
Fussy,, Humouris!!
Maybe,, because diantara kami ber-6 Cun-Cunlah yang paling
banyak memiliki warna di hidupnya.
Gag salah jika diantara kami ada masalah Cun-cun pasti bisa
ngebaca sikap qt (Like mama Laurent aja. . .) dan kita-kita mau gag mau harus
buat pengakuan ma ibu satu ineh. . .
Oh iya Cun-Cun ineh suka banget masak dan sering banget kami
dibuatin masakannya yang enak-enak lho,, sampe-sampe Farah Queen Lewat deh
(Dezzz!!!heheheh)
She is a Fashionizta,, just like me,, so talk about mode and
style pasti connect ma Cun-Cun.
Cunnah buat 3nur-Syzt jadi begitu SEMPURNA ( Judul lagu Ayha
Feat Andra & The Backbone)
The Last,,
Yah inilah sosok terakhir dari anggota 3nur-syzt. . .
Yuliarti yang lebih akrab dipanggil U L H Y,, pertama kali
mengenalnya aku gag langsung akrab ma dia. Sama dengan cosmow dia tampangnya
itu menyebalkan (heheheh)
Dan satu hal yang gag pernah berubah dari sifatnya yang
Don-Dong Binti Oneng,, (hehehe) padahal umurnya sekarang gag muda lagi. . .
Ini tampangnya yang sok banget!!!
Ulhy adalah pasangan serasinya Cosmow buat bergunjing (hobby
kok berbuat maksiat,,hahaha)
Gag jarang di ruangan mereka tuh selalu jadi sumber
kehebohan. . .
Tapi walaupun begitu Ulhy masih punya sisi positif kok,,
yupz!!! Cwek yang lahir 1 Juni 1991 itu gag beda jauh dengan Nabe, dia juga
adalah sasaran empuk buat dijadiin baan ejekan karena sifatnya dia gag gampang
marah. . .
Ulhy adalah alumni pesantren jadi gag jarang kita-kita dapat
siraman rohani juga darinya. . .
Friendly and easy to socialize adalah nilai plus lain dari
Ulhy.
Dua tahun lebih bersahabat membuat semua hal baik itu buruk
maupun baguz (walaupun sedikitji baguznya,,hehehe) dari Ulhy pun ketahuan. . .
Ulhy membuat hari-hari di 3nur-syzt begitu berkesan. . .
Finally,,
Aku dah memaparkan fakta-fakta,, realita,, bukti-bukti
dari keenam anggota 3nur-syzt.
Foto-foto yang aku tampilin ini semuanya di take in one
place at Fort Somba Opu. . .
We took picture as one of the GREATEST Project of 3nur-syzt.
. .
Ini aku tampilkan beberapa hasil lainnya. . .
3nur-syzt
These pictures can prove,, kalau anak-anak 3nur-syzt gag
hanya jago dan smart dalam hal EDUCATION but also Photogenic alias berbakat
jadi MODEL. . .
Next Picture
Walaupun memiliki berbagai karakter yang berbeda, tapi hal
itulah yang membuat persahabatan kami bisa awet. . .
Kuncinya adalah Understanding each other.
Itulah sebabnya kalaupun lagi dirundung masalah
(hiks-hiks-hiks) kami berusaha untuk saling membantu cari jalan keluarnya. . .
Lanjut!!
Oia,, dipersahabatan kami itu punya ritual khusus setiap
bulannya. . .Yang dinamain INTROSS. . .
Intross kami adalah ajang buat share segala masalah dan
kebahagiaan yang kami rasakan dalam kurun waktu sebulan. Intross kami adakan
ONLY FOR SIX people,, jadi yang namanya suami (khusus n buat Cun-Cun,, pacar,,
ataupun TTM gag boleh ikut nimbrung. . .
Kita menyepakati mengadakannya tgl 9 setiap bulannya. Tapi
jika diantara kami ada yang pengen share soal dilema atau kegalauan (Yang
sekarang lagi menyerang banyak orang) gag mesti kok nunngu sampe tanggal 9. . .
Aksi kami selanjutnya!!
Ihh lucunya kaliann,, tapi tetap aja aku yang paling Imut!!!
Pakaian yang begitu colorful, menandakan betapa cerianya
hari-hari kami menjalani persahabatan ini. . .
Terakhir dari yang paling terakhir,, aku mau ngucapin buat
Cun-cun,, Cosmow,, Rathy,, Ulhy,, dan Nabe makaseh kalian dah mau jadi
sahabat-sahabat terbaikQW. . .
Kalian adalah salah satu alasanku bisa betah kuliah di UIN
Alauddin Makassar. . .
Ingat yah “jika Tua nanti kita tlah hidup masing-masing
ingatlah hari-hari kita bersama di 3nur-syzt”
Aku sangat berharap persahabatan kita tak lekang oleh waktu
(kayak lagunya KERISPATIH). . .
I Love you All. . .
Kamis, 17 November 2011
The Great One
Bapak Teknologi & Demokrasi Indonesia
Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie atau dikenal sebagai BJ Habibie (73 tahun) merupakan pria Pare-Pare (Sulawesi Selatan) kelahiran 25 Juni 1936. Habibie menjadi Presiden ke-3 Indonesia selama 1.4 tahun dan 2 bulan menjadi Wakil Presiden RI ke-7. Habibie merupakan “blaster” antara orang Jawa [ibunya] dengan orang Makasar/Pare-Pare [ayahnya].

Foto : BJ Habibie
Dimasa kecil, Habibie telah menunjukkan kecerdasan dan semangat tinggi pada ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya Fisika. Selama enam bulan, ia kuliah di Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB), dan dilanjutkan ke Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule – Jerman pada 1955. Dengan dibiayai oleh ibunya, R.A. Tuti Marini Puspowardoyo, Habibie muda menghabiskan 10 tahun untuk menyelesaikan studi S-1 hingga S-3 di Aachen-Jerman.
Berbeda dengan rata-rata mahasiswa Indonesia yang mendapat beasiswa di luar negeri, kuliah Habibie (terutama S-1 dan S-2) dibiayai langsung oleh Ibunya yang melakukan usaha catering dan indekost di Bandung setelah ditinggal pergi suaminya (ayah Habibie). Habibie mengeluti bidang Desain dan Konstruksi Pesawat di Fakultas Teknik Mesin. Selama lima tahun studi di Jerman akhirnya Habibie memperoleh gelar Dilpom-Ingenenieur atau diploma teknik (catatan : diploma teknik di Jerman umumnya disetarakan dengan gelar Master/S2 di negara lain) dengan predikat summa cum laude.
Pak Habibie melanjutkan program doktoral setelah menikahi teman SMA-nya, Ibu Hasri Ainun Besari pada tahun 1962. Bersama dengan istrinya tinggal di Jerman, Habibie harus bekerja untuk membiayai biaya kuliah sekaligus biaya rumah tangganya. Habibie mendalami bidang Desain dan Konstruksi Pesawat Terbang. Tahun 1965, Habibie menyelesaikan studi S-3 nya dan mendapat gelar Doktor Ingenieur (Doktor Teknik) dengan indeks prestasi summa cum laude.
Karir di Industri
Selama menjadi mahasiswa tingkat doktoral, BJ Habibie sudah mulai bekerja untuk menghidupi keluarganya dan biaya studinya. Setelah lulus, BJ Habibie bekerja di Messerschmitt-Bölkow-Blohm atau MBB Hamburg (1965-1969 sebagai Kepala Penelitian dan Pengembangan pada Analisis Struktrur Pesawat Terbang, dan kemudian menjabat Kepala Divisi Metode dan Teknologi pada industri pesawat terbang komersial dan militer di MBB (1969-1973). Atas kinerja dan kebriliannya, 4 tahun kemudian, ia dipercaya sebagai Vice President sekaligus Direktur Teknologi di MBB periode 1973-1978 serta menjadi Penasihast Senior bidang teknologi untuk Dewan Direktur MBB (1978 ). Dialah menjadi satu-satunya orang Asia yang berhasil menduduki jabatan nomor dua di perusahaan pesawat terbang Jerman ini.
Sebelum memasuki usia 40 tahun, karir Habibie sudah sangat cemerlang, terutama dalam desain dan konstruksi pesawat terbang. Habibie menjadi “permata” di negeri Jerman dan iapun mendapat “kedudukan terhormat”, baik secara materi maupun intelektualitas oleh orang Jerman. Selama bekerja di MBB Jerman, Habibie menyumbang berbagai hasil penelitian dan sejumlah teori untuk ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang Thermodinamika, Konstruksi dan Aerodinamika. Beberapa rumusan teorinya dikenal dalam dunia pesawat terbang seperti “Habibie Factor“, “Habibie Theorem” dan “Habibie Method“.
Kembali ke Indonesia
Pada tahun 1968, BJ Habibie telah mengundang sejumlah insinyur untuk bekerja di industri pesawat terbang Jerman. Sekitar 40 insinyur Indonesia akhirnya dapat bekerja di MBB atas rekomendasi Pak Habibie. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan skill dan pengalaman (SDM) insinyur Indonesia untuk suatu saat bisa kembali ke Indonesia dan membuat produk industri dirgantara (dan kemudian maritim dan darat). Dan ketika (Alm) Presiden Soeharto mengirim Ibnu Sutowo ke Jerman untuk menemui seraya membujuk Habibie pulang ke Indonesia, BJ Habibie langsung bersedia dan melepaskan jabatan, posisi dan prestise tinggi di Jerman. Hal ini dilakukan BJ Habibie demi memberi sumbangsih ilmu dan teknologi pada bangsa ini. Pada 1974 di usia 38 tahun, BJ Habibie pulang ke tanah air. Iapun diangkat menjadi penasihat pemerintah (langsung dibawah Presiden) di bidang teknologi pesawat terbang dan teknologi tinggi hingga tahun 1978. Meskipun demikian dari tahun 1974-1978, Habibie masih sering pulang pergi ke Jerman karena masih menjabat sebagai Vice Presiden dan Direktur Teknologi di MBB.
Habibie mulai benar-benar fokus setelah ia melepaskan jabatan tingginya di Perusahaan Pesawat Jerman MBB pada 1978. Dan sejak itu, dari tahun 1978 hingga 1997, ia diangkat menjadi Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) sekaligus merangkap sebagai Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Disamping itu Habibie juga diangkat sebagai Ketua Dewan Riset Nasional dan berbagai jabatan lainnya.

- Pesawat CN-235 karya IPTN milik AU Spanyol
Ketika menjadi Menristek, Habibie mengimplementasikan visinya yakni membawa Indonesia menjadi negara industri berteknologi tinggi. Ia mendorong adanya lompatan dalam strategi pembangunan yakni melompat dari agraris langsung menuju negara industri maju. Visinya yang langsung membawa Indonesia menjadi negara Industri mendapat pertentangan dari berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri yang menghendaki pembangunan secara bertahap yang dimulai dari fokus investasi di bidang pertanian. Namun, Habibie memiliki keyakinan kokoh akan visinya, dan ada satu “quote” yang terkenal dari Habibie yakni :
“I have some figures which compare the cost of one kilo of airplane compared to one kilo of rice. One kilo of airplane costs thirty thousand US dollars and one kilo of rice is seven cents. And if you want to pay for your one kilo of high-tech products with a kilo of rice, I don’t think we have enough.” (Sumber : BBC: BJ Habibie Profile -1998.)
Kalimat diatas merupakan senjata Habibie untuk berdebat dengan lawan politiknya. Habibie ingin menjelaskan mengapa industri berteknologi itu sangat penting. Dan ia membandingkan harga produk dari industri high-tech (teknologi tinggi) dengan hasil pertanian. Ia menunjukkan data bahwa harga 1 kg pesawat terbang adalah USD 30.000 dan 1 kg beras adalah 7 sen (USD 0,07). Artinya 1 kg pesawat terbang hampir setara dengan 450 ton beras. Jadi dengan membuat 1 buah pesawat dengan massa 10 ton, maka akan diperoleh beras 4,5 juta ton beras.
Pola pikir Pak Habibie disambut dengan baik oleh Pak Harto.Pres. Soeharto pun bersedia menggangarkan dana ekstra dari APBN untuk pengembangan proyek teknologi Habibie. Dan pada tahun 1989, Suharto memberikan “kekuasan” lebih pada Habibie dengan memberikan kepercayaan Habibie untuk memimpin industri-industri strategis seperti Pindad, PAL, dan PT IPTN.
Habibie menjadi RI-1Secara materi, Habibie sudah sangat mapan ketika ia bekerja di perusahaan MBB Jerman. Selain mapan, Habibie memiliki jabatan yang sangat strategis yakni Vice President sekaligus Senior Advicer di perusahaan high-tech Jerman. Sehingga Habibie terjun ke pemerintahan bukan karena mencari uang ataupun kekuasaan semata, tapi lebih pada perasaan “terima kasih” kepada negara dan bangsa Indonesia dan juga kepada kedua orang tuanya. Sikap serupa pun ditunjukkan oleh Kwik Kian Gie, yakni setelah menjadi orang kaya dan makmur dahulu, lalu Kwik pensiun dari bisnisnya dan baru terjun ke dunia politik. Bukan sebaliknya, yang banyak dilakukan oleh para politisi saat ini yang menjadi politisi demi mencari kekayaan/popularitas sehingga tidak heran praktik korupsi menjamur.
Tiga tahun setelah kepulangan ke Indonesia, Habibie (usia 41 tahun) mendapat gelar Profesor Teknik dari ITB. Selama 20 tahun menjadi Menristek, akhirnya pada tanggal 11 Maret 1998, Habibie terpilih sebagai Wakil Presiden RI ke-7 melalui Sidang Umum MPR. Di masa itulah krisis ekonomi (krismon) melanda kawasan Asia termasuk Indonesia. Nilai tukar rupiah terjun bebas dari Rp 2.000 per dolar AS menjadi Rp 12.000-an per dolar. Utang luar negeri jatuh tempo sehinga membengkak akibat depresiasi rupiah. Hal ini diperbarah oleh perbankan swasta yang mengalami kesulitan likuiditas. Inflasi meroket diatas 50%, dan pengangguran mulai terjadi dimana-mana.
Pada saat bersamaan, kebencian masyarakat memuncak dengan sistem orde baru yang sarat Korupsi, Kolusi, Nepotisme yang dilakukan oleh kroni-kroni Soeharto (pejabat, politisi, konglomerat). Selain KKN, pemerintahan Soeharto tergolong otoriter, yang menangkap aktivis dan mahasiswa vokal.
Dipicu penembakan 4 orang mahasiswa (Tragedi Trisakti) pada 12 Mei 1998, meletuslah kemarahan masyarakat terutama kalangan aktivis dan mahasiswa pada pemerintah Orba. Pergerakan mahasiswa, aktivis, dan segenap masyarakat pada 12-14 Mei 1998 menjadi momentum pergantian rezim Orde Baru pimpinan Pak Hato. Dan pada 21 Mei 1998, Presiden Soeharto terpaksa mundur dari jabatan Presiden yang dipegangnya selama lebih kurang 32 tahun. Selama 32 tahun itulah, pemerintahan otoriter dan sarat KKN tumbuh sumbur. Selama 32 tahun itu pula, banyak kebenaran yang dibungkam. Mulai dari pergantian Pemerintah Soekarno (dan pengasingan Pres Soekarno), G30S-PKI, Supersemar, hingga dugaan konspirasi Soeharto dengan pihak Amerika dan sekutunya yang mengeruk sumber kekayaan alam oleh kaum-kaum kapitalis dibawah bendera korpotokrasi (termasuk CIA, Bank Duni, IMF dan konglomerasi).
Soeharto mundur, maka Wakilnya yakni BJ Habibie pun diangkat menjadi Presiden RI ke-3 berdasarkan pasal 8 UUD 1945. Namun, masa jabatannya sebagai presiden hanya bertahan selama 512 hari. Meski sangat singkat, kepemimpinan Presiden Habibie mampu membawa bangsa Indonesia dari jurang kehancuran akibat krisis. Presiden Habibie berhasil memimpin negara keluar dari dalam keadaan ultra-krisis, melaksanankan transisi dari negara otorian menjadi demokrasi. Sukses melaksanakan pemilu 1999 dengan multi parti (48 partai), sukses membawa perubahan signifikn pada stabilitas, demokratisasi dan reformasi di Indonesia.
Habibie merupakan presiden RI pertama yang menerima banyak penghargaan terutama di bidang IPTEK baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Jasa-jasanya dalam bidang teknologi pesawat terbang mengantarkan beliau mendapat gelar Doktor Kehormatan (Doctor of Honoris Causa) dari berbagaai Universitas terkemuka dunia, antara lain Cranfield Institute of Technology dan Chungbuk University.
Catatan-Catatan Istimewa BJ Habibie
Habibie Bertemu Soeharto
“Laksanakan saja tugasmu dengan baik, saya doakan agar Habibie selalu dilindungi Allah SWT dalam melaksanakan tugas. Kita nanti bertemu secara bathin saja“, lanjut Pak Harto menolak bertemu dengan Habibie pada pembicaraan via telepon pada 9 Juni 1998.(Habibie : Detik-Detik yang Menentukan. Halaman 293)
Salah satu pertanyaan umum dan masih banyak orang tidak mengetahui adalah bagaimana Habibie yang tinggal di Pulau Celebes bisa bertemu dan akrab dengan Soeharto yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya di Pulau Jawa?
Pertemuan pertama kali Habibie dengan Soeharto terjadi pada tahun 1950 ketika Habibie berumur 14 tahun. Pada saat itu, Soeharto (Letnan Kolonel) datang ke Makasar dalam rangka memerangi pemberontakan/separatis di Indonesia Timur pada masa pemerintah Soekarno. Letkol Soeharto tinggal berseberangan dengan rumah keluarga Alwi Abdul Jalil Habibie. Karena ibunda Habibie merupakan orang Jawa, maka Soeharto pun (orang Jawa) diterima sangat baik oleh keluarga Habibie. Bahkan, Soeharto turut hadir ketika ayahanda Habibie meninggal. Selain itu, Soeharto pun menjadi “mak comblang” pernikahan adik Habibie dengan anak buah (prajurit) Letkol Soeharto. Kedekatan Soeharto-Habibie terus berlanjut meskipun Soeharto telah kembali ke Pulau Jawa setelah berhasil memberantas pemberontakan di Indonesia Timur.
Setelah Habibie menyelesaikan studi (sekitar 10 tahun) dan bekerja selama hampir selama 9 tahun (total 19 tahun di Jerman), akhirnya Habibie dipanggil pulang ke tanah air oleh Pak Harto. Meskipun ia tidak mendapat beasiswa studi ke Jerman dari pemerintah, pak Habibie tetap bersedia pulang untuk mengabdi kepada negara, terlebih permintaan tersebut berasal dari Pak Harto yang notabene adalah ‘seorang guru’ bagi Habibie. Habibie pun memutuskan kembali ke Indonesia untuk memberi ilmu kepada rakyat Indonesia, kembali untuk membangun industri teknologi tinggi di nusantara.
Bersama Ibnu Sutowo, Habibie kembali ke Indonesia dan bertemu dengan Presiden Soeharto pada tanggal 28 Januari 1974. Habibie mengusulkan beberapa gagasan pembangunan seperti berikut:
- Gagasan pembangunan industri pesawat terbang nusantara sebagai ujung tombak industri strategis
- Gagasan pembentukan Pusat Penelitan dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek)
- Gagasan mengenai Badan Pengkajian dan Penerapan Ilmu Teknologi (BPPT)
Namun, dimasa tuanya, hubungan Habibie-Soeharto tampaknya retak. Hal ini dikarenakan berbagai kebijakan Habibie yang disinyalir “mempermalukan” Pak Harto. Pemecatan Letjen (Purn) Prabowo Subianto dari jabatan Kostrad karena memobilisasi pasukan kostrad menuju Jakarta (Istana dan Kuningan) tanpa koordinasi atasan merupakan salah satu kebijakan yang ‘menyakitkan’ pak Harto. Padahal Prabowo merupakan menantu kesayangan Pak Harto yang telah dididik dan dibina menjadi penerus Soeharto. Pemeriksaan Tommy Soeharto sebagai tersangka korupsi turut membuat Pak Harto ‘gerah’ dengan kebijakan pemerintahan BJ Habibe, terlebih dalam beberapa kali kesempatan di media massa, BJ Habibie memberi lampu hijau untuk memeriksa Pak Harto. Padahal Tommy Soeharto merupakan putra “emas’ Pak Harto. Dan sekian banyak kebijakan berlawanan dengan pemerintah Soeharto dibidang pers, politik, hukum hingga pembebasan tanpa syarat tahanan politik Soeharto seperti Sri Bintang Pamungkas dan Mukhtar Pakpahan.
Habibie : Bapak Teknologi Indonesia*
Pemikiran-pemikiran Habibie yang “high-tech” mendapat “hati” pak Harto. Bisa dikatakan bahwa Soeharto mengagumi pemikiran Habibie, sehingga pemikirannya dengan mudah disetujui pak Harto. Pak Harto pun setuju menganggarkan “dana ekstra” untuk mengembangkan ide Habibie. Kemudahan akses serta kedekatan Soeharto-Habibie dianggap oleh berbagai pihak sebagai bentuk kolusi Habibie-Soeharto. Apalagi, beberapa pihak tidak setuju dengan pola pikir Habibie mengingat pemerintah Soeharto mau menghabiskan dana yang besar untuk pengembangan industri-industri teknologi tinggi seperti saran Habibie.
Tanggal 26 April 1976, Habibie mendirikan PT. Industri Pesawat Terbang Nurtanio dan menjadi industri pesawat terbang pertama di Kawasan Asia Tenggara (catatan : Nurtanio meruapakan Bapak Perintis Industri Pesawat Indonesia). Industri Pesawat Terbang Nurtanio kemudian berganti nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) pada 11 Oktober 1985, kemudian direkstrurisasi, menjadi Dirgantara Indonesia (PT DI) pada Agustuts 2000. Perlakuan istimewapun dialami oleh industri strategis lainnya seperti PT PAL dan PT PINDAD.
Sejak pendirian industri-industri statregis negara, tiap tahun pemerintah Soeharto menganggarkan dana APBN yang relatif besar untuk mengembangkan industri teknologi tinggi. Dan anggaran dengan angka yang sangat besar dikeluarkan sejak 1989 dimana Habibie memimpin industri-industri strategis. Namun, Habibie memiliki alasan logis yakni untuk memulai industri berteknologi tinggi, tentu membutuhkan investasi yang besar dengan jangka waktu yang lama. Hasilnya tidak mungkin dirasakan langsung. Tanam pohon durian saja butuh 10 tahun untuk memanen, apalagi industri teknologi tinggi. Oleh karena itu, selama bertahun-tahun industri strategis ala Habibie masih belum menunjukan hasil dan akibatnya negara terus membiayai biaya operasi industri-industri strategis yang cukup besar.
Industri-industri strategis ala Habibie (IPTN, Pindad, PAL) pada akhirnya memberikan hasil seperti pesawat terbang, helikopter, senjata, kemampuan pelatihan dan jasa pemeliharaan (maintenance service) untuk mesin-mesin pesawat, amunisi, kapal, tank, panser, senapan kaliber, water canon, kendaraan RPP-M, kendaraan combat dan masih banyak lagi baik untuk keperluan sipil maupun militer.
Untuk skala internasional, BJ Habibie terlibat dalam berbagai proyek desain dan konstruksi pesawat terbang seperti Fokker F 28, Transall C-130 (militer transport), Hansa Jet 320 (jet eksekutif), Air Bus A-300, pesawat transport DO-31 (pesawat dangn teknologi mendarat dan lepas landas secara vertikal), CN-235, dan CN-250 (pesawat dengan teknologi fly-by-wire). Selain itu, Habibie secara tidak langsung ikut terlibat dalam proyek perhitungan dan desain Helikopter Jenis BO-105, pesawat tempur multi function, beberapa peluru kendali dan satelit.

Karena pola pikirnya tersebut, maka saya menganggap beliau sebagai bapak teknologi Indonesia, terlepaskan seberapa besar kesuksesan industri strategis ala Habibie. Karena kita tahu bahwa pada tahun 1992, IMF menginstruksikan kepada Soeharto agar tidak memberikan dana operasi kepada IPTN, sehingga pada saat itu IPTN mulai memasuki kondisi kritis. Hal ini dikarenakan rencana Habibie membuat satelit sendiri (catatan : tahun 1970-an Indonesia merupakan negara terbesar ke-2 pemakaian satelit), pesawat sendiri, serta peralatan militer sendiri. Hal ini didukung dengan 40 0rang tenaga ahli Indonesia yang memiliki pengalaman kerja di perusahaan pembuat satelit Hughes Amerika akan ditarik pulang ke Indonesia untuk mengembangkan industri teknologi tinggi di Indonesia. Jika hal ini terwujud, maka ini akan mengancam industri teknologi Amerika (mengurangi pangsa pasar) sekaligus kekhawatiran kemampuan teknologi tinggi dan militer Indonesia.
Senin, 14 November 2011
Langganan:
Komentar (Atom)


















